Sabtu, 10 Agustus 2013

Bio kelas 8 materi 2 Perkembangan Manusia



Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
Pengantar

Pertumbuhan dan perkembangan pada manusia terdiri dari dua fase, yaitu :

(1) masa pembuahan sampai lahir

(2) masa setelah lahir

Berikut ini adalah penjelasan tentang masa pembuahan sampai lahir.

Proses penyatuan sperma dan ovum (sel telur) disebut pembuahan atau fertilisasi.

Hasil dari fertilisasi adalah zigot.

Fertilisasi pada umumnya terjadi di saluran telur atau tuba falopii.

Setelah sel telur dibuahi atau fertilisasi, zigot membelah secara mitosis menjadi dua sel, lalu membelah lagi dan membelah lagi  sampai akhirnya menjadi kumpulan sel berbentuk  seperti buah anggur disebut  morula.

Pembelahan terus berlanjut sampai akhirnya terbentuk sel berbentuk bola berongga disebut blastula.

Blastula bergerak menuruni saluran telur menuju rahim (uterus)   dan menempel pada dinding rahim atau mengalami implantasi.

Pada saat implantasi berhasil maka terjadi kehamilan.

Selanjutnya blastula berkembang menjadi embrio (gastrula).

(Pelajari kembali ciri dari gastrula yang mempunyai lapisan ektoderm, mesoderm dan endoderm pada materi perkembangan hewan sebelumnya)

Untuk memperleh makanan embrio dilengkapi dengan  suatu jaringan yang disebut plasenta (ari-ari).

Zat makanan dan Oksigen diserap oleh embrio melalui tali pusar  yang terhubung dengan plasenta. Embrio dilindungi oleh kantong amnion yang hangat dan basah berisi cairan amnion (cairan ketuban) yang melindungi embrio dari guncangan.

Keterangan : Pada masa  perkembangan embrio, embrio memiliki selaput amnion, selaput korion, sakus vitelinus dan alantois.

Amnion merupakan membran dalam yang melingkupi embrio dalam suatu ruang berisi cairan amnion, yang   berfungsi melindungi embrio dari guncangan.

Korion merupakan membran terluar yang melingkupi embrio.

Sakus vitelinus (kantung telur) adalah membran berbentuk kantung yang pertama kali dibentuk dari perluasan lapisan endoderm.

Alantois merupakan membran pembentuk tali pusar.Tali pusar  menghubungkan  embrio dengan plasenta pada dinding rahim (uterus) .

Pada bulan ketiga dalam kandungan, embrio kemudian disebut janin (fetus). Biasanya setelah usia kandungan 226 hari atau 38 minggu setelah pembuahan, berat badan janin sekitar 3 sampai 3,5 kg, dengan panjang kira-kira 50 cm, dan bayi siap untuk lahir.

Keterangan masa setelah lahir.

Masa setelah lahir. Masa setelah lahir terdiri dari
Masa kanak-kanak
Masa pubertas/ remaja
Masa dewasa
Masa manula

Tidak ada komentar:

Posting Komentar