Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
Pengantar
Pertumbuhan dan perkembangan pada manusia terdiri dari dua
fase, yaitu :
(1) masa pembuahan sampai lahir
(2) masa setelah lahir
Berikut ini adalah penjelasan tentang masa pembuahan sampai
lahir.
Proses penyatuan sperma dan ovum (sel telur) disebut
pembuahan atau fertilisasi.
Hasil dari fertilisasi adalah zigot.
Fertilisasi pada umumnya terjadi di saluran telur atau tuba
falopii.
Setelah sel telur dibuahi atau fertilisasi, zigot membelah
secara mitosis menjadi dua sel, lalu membelah lagi dan membelah lagi sampai akhirnya menjadi kumpulan sel
berbentuk seperti buah anggur
disebut morula.
Pembelahan terus berlanjut sampai akhirnya terbentuk sel
berbentuk bola berongga disebut blastula.
Blastula bergerak menuruni saluran telur menuju rahim
(uterus) dan menempel pada dinding
rahim atau mengalami implantasi.
Pada saat implantasi berhasil maka terjadi kehamilan.
Selanjutnya blastula berkembang menjadi embrio (gastrula).
(Pelajari kembali ciri dari gastrula yang mempunyai lapisan
ektoderm, mesoderm dan endoderm pada materi perkembangan hewan sebelumnya)
Untuk memperleh makanan embrio dilengkapi dengan suatu jaringan yang disebut plasenta
(ari-ari).
Zat makanan dan Oksigen diserap oleh embrio melalui tali
pusar yang terhubung dengan plasenta.
Embrio dilindungi oleh kantong amnion yang hangat dan basah berisi cairan
amnion (cairan ketuban) yang melindungi embrio dari guncangan.
Keterangan : Pada masa
perkembangan embrio, embrio memiliki selaput amnion, selaput korion,
sakus vitelinus dan alantois.
Amnion merupakan membran dalam yang melingkupi embrio dalam
suatu ruang berisi cairan amnion, yang
berfungsi melindungi embrio dari guncangan.
Korion merupakan membran terluar yang melingkupi embrio.
Sakus vitelinus (kantung telur) adalah membran berbentuk
kantung yang pertama kali dibentuk dari perluasan lapisan endoderm.
Alantois merupakan membran pembentuk tali pusar.Tali
pusar menghubungkan embrio dengan plasenta pada dinding rahim
(uterus) .
Pada bulan ketiga dalam kandungan, embrio kemudian disebut
janin (fetus). Biasanya setelah usia kandungan 226 hari atau 38 minggu setelah
pembuahan, berat badan janin sekitar 3 sampai 3,5 kg, dengan panjang kira-kira
50 cm, dan bayi siap untuk lahir.
Keterangan masa setelah lahir.
Masa setelah lahir. Masa setelah lahir terdiri dari
Masa kanak-kanak
Masa pubertas/ remaja
Masa dewasa
Masa manula
